بسم الله الرحمن الرحيم
Dunia ini,
Tempat aku berpisah dengan Tuhanku,
Tempat pertama aku bertemu dengan ibuku,
Dulu,
Aku pernah bertemu dengan Tuhanku di alam rahim,
Aku pernah berjanji denganNya,
Untuk menjadi seorang insan yang berguna,
Lahirku membawa tangisan,
Aku lahir mengepal sengenggam amanat.
Jari-jariku bersatu enggan berpisah.
Kini,
Masa berlalu dengan pantas,
Belum tutup mata sudah tertidur,
Belum siang lalu malam menjengah,
Dan genggaman itu terbuka bebas,
Atmaku meronta,
Mungkin terpedaya dengan pidana dunia.
Yang terisi dengan lakonan semata,
Kegersangan hati mula mengisi,
Kealpaan diri mula mengatasi,
Kerenah nafsu mula meninggi.
Lalu aku tunduk,
Mencari di mana genggamanku ?
Aku tak ingin menyalahkan sesiapa
Walau mungkin manusia suka memproletar sesama sendiri.
Beri aku masa,
Untuk sekian kali
Ku harap Engkau tidak jemu,
Karna dunia ini penuh misteri,
Yang menjadi igauanku di setiap kengerian mimpi.
Biarlah dunia menjadi bukti buat aku,
Biarlah dunia menjadi pemisah untuk aku,
Bila sampai saatnya semua ini akan terhenti.
Dan pada waktu itu ku harapkan semuanya tidak lagi menjadi satu misteri.....
💟 Originally from NAMS’00

No comments:
Post a Comment